Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Wednesday, August 08, 2018

Bismillah..
Alhamdulillah Akira mulai MPASI dari usia 6 bulan. Tentunya sebelum itu dimulai, saya sebagai Ibu harus mencari tau seluk beluk MPASI. Dari panduan MPASI, peralatan yang dibutuhkan, resep dll. Kebetulan banyak juga teman yang nanya soal ini ke saya. Sekalian aja saya share ya berdasarkan apa yang saya tau dan pengalaman saya.

Waktu Akira usia 4 bulan, saya udah mulai menjelajah dunia MPASI, nyari tau ini itu daan akhirnya saya masuk ke dalam group Homemade Healthy Baby Food. Naah setelah masuk group itu saya merasa dapat angin segar dan lampu yang terang hehehe. Disana dijelaskan secara rinci mengenai Panduan MPASI menurut WHO. Sebenarnya ada juga metode MPASI dengan cara BLW (Baby Led Weaning) yang lagi happening. Dengan metode BLW, bayi dabiarkan untuk memilih sendiri makanan padat dengan tangannya. Ada pro kontra dengan metode ini, karena tekstur makanan yang diberikan kepada bayi langsung padat. Khawatir bayi belum siap karena selama ini kan hanya minum ASI yang encer yaaa. Tapi kembali ke pilihan masing-masing Ibu, InsyaAllah setiap ibu punya pilihan yang terbaik untuk anaknya. Saya pribadi memilih metode responsive feeding WHO, dengan mengenalkan berbagai makanan dan tekstur secara bertahap.

Pemberian MPASI dimulai sejak usia 6 bulan dan untuk langkah awal diberikan menu tunggal terlebih dahulu selama 14 hari boleh kurang tapi tidak boleh lebih. Setelah menu tunggal, berlanjut ke menu 4 bintang yang terdiri dari Karbohidrat, Proteni Hewani, Protein Nabati dan Sayur. Menu tunggal artinya dalam 1 kali makan hanya diberikan 1 jenis bahan makanan. Hal ini bertujuan sebagai awal perkenalan anak pada aneka jenis makanan serta mengevaluasi bahan makanan yang menimbulkan alergi pada anak.

Menu tunggal sendiri tersusun dari komposisi Karbohidrat, Protein Hewani, Protein Nabati, Sayur dan Buah BERGANTIAN setiap kali makan. Pada setiap makanan menu tunggal selalu berikan lemak tambahan (VCO, EVOO, santan) kecuali pada buah. Hal ini bisa mencegah sembelit pada bayi yang baru saja mulai MPASI. Menu Tunggal diberikan 2 kali dalam sehari (Pagi dan Sore). Dalam menyusun menu tunggal hindari pemberian bahan makanan tinggi serat secara berurutan, pagi-sore atau sore-pagi. Bagi bayi serat yang berlebihan justru akan memicu sembelit.

Sebelum menyusun menu tunggal, saya membuat list bahan makanan mana yang termasuk KH, Prohe, Prona, Sayur, Buah, dan mana yang merupakan tinggi serat. Setelah itu barulah saya susun menu untuk 14 hari dengan mempertimbangkan kandungan serat tentunya.
Frekuensi pemberian makan adalah 1-2 kali sehari tanpa snack untuk awal MPASI. Selanjutnya usia 6-9 bulan, 2-3 kali makan utama menu 4 bintang diselingi snack/cemilan 1-2 kali. Usia 9-12bulan, 3 kali makan utama menu 4 bintang dan 2 kali sncak/cemilan.

Jumlah porsi yang diberikan pada menu tunggal adalah 2-3 sdm (30-45cc). Selanjutnya 6-9bulan adalah 3-8sdm atau 30cc-120cc setiap kali makan. Usia 9-12 bulan adalah 8-15sdm 120-250cc setiap kali makan.

Tekstur yang diberikan adalah semi kental yaa bukan encer untuk awal MPASI. Selanjutnya dibuat agak kasar secara bertahap. Usia 9-12 bulan sudah bisa nasi tami dan untuk diatas 12 bulan sudah bisa makan makanan keluarga. Selama 6-12 pemberian garam dan gula ditunda dahulu. Untuk bumbu aromatik bisa diberikan dari awal MPASI (jahe, kunyit, salam, sereh dll). Keju bisa diberikan saat usia 8 bulan. Yoghurt bisa diberikan dari usia 6 bulan tapi tidak banyak, hanya sebagai pelengkap saja untuk sajian snack (misalnya, mangga saus yoghurt).

Prinsip Pengolahan Menu Tunggal adalah
1. Rebus/Kukus
2. Haluskan/ penyet diatas saringan kawat.
3. Kerok bagian bawah saringan untuk ikut diberikan pada bayi
4. Atur kekentalan dengan air atau kaldu
5. Ambil sesuai takaran 30-45cc
6. Beri lemak tambahan

Penggunaan blender boleh saja hanya saja perlu diperhatikan teksturnya yaaa...Penggunaan blender biasanya akan membuat tekstur lebih encer jadi yang disarankan adalah penggunaan saringan kawat untuk menyaring makanan.




Sekian sharing mengenai permulaan MPASI..Semoga bermanfaat yaaa

Sumber: Komunitas HHBF

You Might Also Like

0 komentar